Archive

Archive for October, 2008

Trip to Lumut

October 30th, 2008 1 comment

Pada minggu lepas aku dan isteri plan nak jalan-jalan. Tak sempat nak bawa dia pergi jalan-jalan lagi sempena harijadinya yang lepas pada 21 October lepas. Dia punya la nak pergi Teluk Batik. Ada pantai katanya. Sampai di rumah emak pada hari Ahad, petangnya aku terus ajak dia pergi ke Teluk Batik, sampai junction menghala ke Teluk Batik tak jadi bila aku bawa dia pergi Lumut. Rupa-rupanya tak pernah dia pun belum pernah sampai ke Lumut.

Ronda-ronda di pekan Lumut beberapa jam, then langsung tak sampai ke Teluk Batik. Sempat la kami beli makanan laut sikit untuk mak. Sambil-sambil tu isteri aku cuci mata tengok karnival kraftangan di Lumut Waterfront. Dapat tengok saja la. Tak dapat nak belikan. Maybe birthday tahun-tahun depan.

Categories: Uncategorized Tags:

Term associated with the ongoing financial meltdown

October 28th, 2008 No comments

I got this from my friend. Just for fun.

CEO – Chief Embezzlement Officer

CFO – Corporate Fraud Officer

BULL MARKET – A random market movement causing an investor to mistake himself for a financial genius

BEAR MARKET – A 6 to 18-month period when the kids get no allowance ; the wife gets no jewelry, and the husband gets no sex

VALUE INVESTING – The art of buying low and selling lower

P/E RATIO – The percentage of investors wetting their pants as the market keeps crashing

BROKER – What my broker has made me

STANDARD & POOR – Your life in a nutshell

STOCK ANALYST – Idiot who just downgraded your stock

STOCK SPLIT – When your ex-wife and her lawyer split your assets equally between themselves

FINANCIAL PLANNER – A guy whose phone has just been disconnected

MARKET CORRECTION – The day after you buy stocks

CASH FLOW – The movement your money makes as it disappears down the toilet

YAHOO — What you yell after selling it to some poor sucker for $240 per share

WINDOWS – What you jump out of when you’re the sucker who bought Yahoo @ $240 per share

INSTITUTIONAL INVESTOR – Past year investor who’s now locked up in a nuthouse

PROFIT – An archaic word no longer in use

Categories: Uncategorized Tags:

Seminar by Gobala Krishnan

October 28th, 2008 No comments

Malaysian Internet Marketer Gobala Krishnan will conduct seminar on Internet business. Details are as follow.

Date: 1st November, 2008 (Saturday)
Time: 8.15am – 6.00pm
Venue: Crystal Crown Hotel, Petaling Jaya

True story about Gobala where he quits his daily job at Telekom Malaysia and start his own Internet business. Many people laugh at him at that moment and now everybody keep the mouth shut and ask him for help. Gobala is the man who can earn more than four figure income in part time basis from Internet.

He will reveal his tips and tricks during the one day seminar. http://tinyurl.com/5q8p76

Why do you need to attend this seminar?

Because I want to know the real technique to generate money from Internet.
Because I want to be like Gobala
Because I want money to buy something else in my mind

Yes! It’s all about sacrifice. You need to invest. I am gonna miss this seminar because I don’t have enough money right now.

If you want to join go to http://tinyurl.com/5q8p76

You need to learn from the pro. It’s Gobala Krishnan.

Categories: Uncategorized Tags:

Kikir Sifat Manusia Tidak Bersyukur

October 24th, 2008 No comments
Sesungguhnya harta kekayaan yang dikurniakan oleh Allah SWT adalah suatu nikmat yang terkandung di dalamnya ujian, mampukah manusia menerima ujian kesenangan dan kekayaan dunia. Ada manusia yang sabar menerima kesusahan dan kepayahan hidup, tidak kurang juga ada yang gagal apabila diuji dengan kesenangan.

Orang yang bersifat bakhil dengan rezki yang dikurniakan Allah SWT kepada mereka, adalah diantara mereka yang kecundang. Sifat kecintaannya yang keterlaluan terhadap mata benda dunia menyebabkan mereka terlalu kikir atau genggam tak tiris. Kekayaan ada kalanya tidak memberi erti apa-apa terhadap pemiliknya, terutama ketika mereka ditimpa sakit yang kronik. Selera makannya tiada walaupun dia mampu mengadakan makanan yang beranika dan serba enak. Tambah malang lagi bila doktor mengenakan berbagai pantang larang, akhirnya walaupun lauk pauk yang lazat terhidang dihadapannya, ia hanya dapat melihat sahaja, kerana hampir kesemua yang lazat itu adalah pantang buatnya.

Andaikata orang itu sembuh dari sakit yang dihidapi, sakitnya menyebabkan ia telah kehilangan berbagai nikmat hidup itu, maka sewajarnya ia bersyukur atas kurnia Allah itu. Adalah aneh jika hartaya yang ada tidak dapat menyenangkan dan membahagiakan dirinya ketika ia sakit dulu, tetapi ia tetap kikir dan terlalu liat untuk menghulurkan bantuan setelah ia sihat.

Pernah diceritakan oleh Rasulullah tentang tiga orang yang mengidap penyakit sopak, rambut gugur dan buta mata. Setelah seorang tabib datang mengubat ketiga-tga lelaki yang sakit itu, maka sembuhlah sakitnya. Beberapa waktu kemudian orang yang telah sembuh dari sakit sopak itu telah didatangi oleh seorang peminta sedekah yang sakit sopak, sayangnya peminta sedekah yang sopak itu tidak mendapat sedekah walau satu dirham.

Selang beberapa ketika, lelaki yang telah sembuh dari sakit gugur rambut itu telah didatangi oleh peminta sedekah yang juga sakit gugur rambut, namun nasib peminta sedekah ini sama juga seperti peminta sedekah yang tadi

Sementara itu, lelaki yang telah dapat melihat semula setelah diubati oleh seorang tabib telah didatangi oleh seorang peminta sedekah yang buta, peminta sedekah ini agak baik kerana lelaki yang dapat melihat setelah buta sekian lama tetap bersyukur dengan kurnia Allah. Apatah lagi dengan kedua matanya dapat melihat alam, menyebabkan dia lebih mudah mencari rezeki.

Tetapi lelaki buta peminta sedekah itu tidak lagi memerlukan wang atau harta sedekah yang dimintanya tadi, kerana dia menyatakan bahawa sebenarnya dia adalah seorang malaikat yang datang kali kedua untuk menyamar sebagai manusia. Kali pertama dia menyamar sebagai tabib yang mengubati ketiga-tiga pesakit sopak, rambut gugur dan juga buta.

Menurut malaikat itu dia datang menemui ketiga manusia itu untuk menguji apakah ia tergolong orang yang bersyukur setelah sekian lama menghidap penyakit, lalu dia tahu hanya seorang saja yang tahu mensyukuri nikmat Allah lantaran itu ia tidak keberatan bersedekah karana dia tahu fadhilat sedekah, lebih-lebih lagi apabila dia tahu betapa sulitnya hidup sebagai seorang buta, apabila Allah SWT sembuhkan butanya , maka amat besarlah syukurnya terhadap Allah yang maha pengasih

Categories: Faith Tags:

Sheikh Abdullah Al-Juhany

October 24th, 2008 No comments

He is Sheikh Abdullah ‘Awwad Fahd Ma’yoof Abdullah Muhammad Kadyuwan Al-Humaimy Adh-Dhabyaani Al-Juhany. He is from Jaheenah. (Alhamdulillah his grandparents are still alive)
He has three brothers (Adil, Lafee and Muhammad) and two sisters. Sheikh Abdullah is the youngest son.

He was born in Madinat ul-Munawwarah in 1396. He is married, has two sons (Muhammad and Abdul Aziz) and has two daughters.

He memorized the Quran at a young age, fulfilling his parents wishes/interests, and was given the ablility from Allah to supervise the teaching (memorization) of Qur’an at Masjid in the Western part of Madinah

He studied in the College of Qur’an Al-Kareem in Islamic University. Sheikh Abudullah graduated from the Islamic University with a degree in Qur’anic Studies and became a TA from the Preparation of Teachers [Teaching School] in Madinah. After that, he went to obtain his Masters in Makkah and he is now a graduate student in Ummul Qurra Univeristy. At the age of 16, he participated in a competition as a Hafidh of the Book of Allah and he won first prize. Sheikh Abdulllah did not grow up as an orphan as people say [people claim he is an orphan] His parents are still alive Alhamdulillah and May Allah grant them a long life. [Ameen]

And Sheikh Abdullah is considered as the only Imam who, by the Grace/Generosity of Allah, has been an Imam in [some] of the biggest masjids of the Muslim world. He has/is been an imam of:

  • Masjid Al-Haraam in Makkah
  • Masjid An-Nabawiyy in Madinah
  • Masjid Quba
  • Masjid Qiblatain

And there is some information that before Sheikh Abudllah led his first salaat in Masjid An-Nabawiy in the year 1419 he was [appointed] to lead salaat in one of biggest Masjids in Washington but by the Generosity and will of Allah, King Abudllah (when he was still crown prince) appointed him to lead Salaat in Masjid An-Nabawiyy Shareef.

As for now, he is an Imam in Masjid Al-Haram in Makkat ul Mukarramah

One of Amazing Recitation by Sheikh Juhany

Categories: Faith Tags: